Wednesday, March 15, 2017

Ingat tapi tak ingat

Hal-hal tak random yang terjadi di perjalanan terakhir memberikan ceramah di Yale University.
#1 
Saya lupa kacamata melulu (jadi jalan2 pake kacamata hitam melulu) dan akhirnya kacamata itu hilang. Waktu check-out di hotel, saya lapor ke resepsionis dan minta tolong dicek di lost-and-found. Saya juga menjelaskan bahwa saat terakhir saya pake kacamata di luar kamar itu hari Sabtu, jam 10:22-11:45 pagi, sambil ngetik di laptop dan menikmati secangkir latte di salah satu sofa di lobby (saya juga tunjukkan spot-nya). Resepsionis nya bilang, "Maaf mbak, tidak ada kacamata di daftar lost-and-found kami. Tapi kalau mbak bisa ingat semua detil itu, kenapa mbak lupa kacamatanya? 

#2
HP saya ketinggalan di limo yang membawa saya dari hotel ke bandara. Karena HP-nya mute, jadinya ngga berguna juga kalau ditelepon. Untungnya saya ingat nama si supir dan nomor telepon dia (yang sempat muncul di HP saya satu kali) jadi saya bisa telepon dia dari bandara.  Dominique sang supir menjadi pahlawan, dia balik ke bandara dan mengembalikan HP saya. Sang supir berkomentar, "Mbak, ini telepon anda. Saya lega bisa memberikan telepon ini sebelum mbak meninggalkan negara ini. Oh, ngomong-ngomong, koq bisa ingat nomor saya? 

#3
Saya tidak tahu gimana dan kenapa, tapi saya kehilangan boarding pass di bandara. Mungkin tertinggal di security tray. Untungnya saya sudah menjadi ahli dalam menangani hal ini karena pernah terjadi sebelumnya, berkali2. Jadi kalem saja saya melangkah ke meja staff di gate dan minta diprintkan kembali. Hal ini mudah dilakukan kalau ingat booking code-nya. Seperti yang anda sudah sangka, ya ternyata saya memang ingat.

Ingatan..... hmmm....aneh dan lucu cara kerja-nya... :)

No comments: