Monday, May 28, 2012

Lupa a, b, c

Hari Jumat saya bangun pagi2 karena saya dijadwalkan untuk bicara di sesi pagi mulai jam 9. Jam 8:20 saya sudah siap pergi, tapi ternyata saya ngga bisa menemukan si dompet. Padahal saya harus nyetir ke tempat acara tersebut dan jelas butuh dompet. Jadilah saya menghabiskan waktu sekitar 20 menit untuk cari2 dompet dan tetap ngga ketemu. Akhirnya saya nekad pergi saja tanpa dompet dan menyambar 2 kartu debit yang ada di meja kerja sebagai jaga2 kalau butuh uang dll. Uang kas, kartu kredit dan SIM ada di dompet itu. cara tsb cuma 17 menit dari rumah, tapi tadinya saya mau berangkat lebih pagi karena takut ada apa2. Alhasil karena insiden si dompet, saya baru berangkat jam 8:40.

Benar aja apa yang ditakutkan, sang GPS agak2 bodoh dan malah membawa saya ke exit yang salah, sehingga saya harus sedikit mutar2. Saya lupakan si GPS dan akhirnya ketemu si Hotel tempat acara tersebut, mepet banget, pas jam 9. Untungnya giliran bicara saya sekitar jam 9:30. Karena mepet sekali, saya tinggal mobil di depan lobby dan minta di-valet-parking-kan.

Syukur saya tetap nyampe. Acara omong2 berjalan lancar dan sesudah acara saya ngobrol2 & ngopi dengan kolega baik saya yang sudah lama ngga ketemu. Setelah selesai, saya langsung ke kios kasir valley untuk ambil mobil. Untuk 3 jam pertama $12 harganya. Saya bayarlah dengan kartu debit yang untungnya sempat tersambar tadi pagi. Eh, kartu debit tersebut error. Ternyata sudah expired, saudara2! Expirednya Februari 2012! Lalu saya ambil kartu debit kedua, yang setelah saya tilik2 ternyata adalah kartu debit akun yang sama dari bank yang sama, tapi yang kedua ini adalah kartu baru yang ternyata belum pernah saya aktivasi. Saya minta maaflah sama mbak kasir. Beliau dengan sabar membiarkan saya menyelesaikan masalah. Saya berusaha aktivasi kartu lewat telepon selular. Eh, ternyata telepon saya sudah di ambang maut, alias low low low batt banget. Alhasilnya udah hampir aktivasi malah pedot. Sedang panik2-nya begitu.... mas manajer Valley datang terus bilang, "Miss, we'll take care it this time." Saya malah bengong dibilang begitu. Mas-nya ngulang lagi.... "It's OK, we'll take care of it, this time. Cass is waiting for you with your car there" sambil menunjuk ke mobil saya yang sudah nangkring di depan lobby. Ya sudah, saya cuma bisa minta2 maaf dan berterimakasih :)

Begitulah.... perpaduan antara lupa nyimpen dompet, lupa aktivasi kartu, dan lupa ngecharge HP :) Sekali lagi untung..... akhirnya sih tetap happy ending :)

Sunday, May 20, 2012

Model baru ber-catatan kunci



Pengalaman Maret 2012

Nama kota-nya Pocatello, di negara bagian penghasil kentang Idaho. Saya belum pernah ke negara bagian ini. Cuma ada 1 pesawat masuk dan keluar Pocatello, hanya dari dan ke Salt Lake City di Utah saja. Waktu saya dapat undangan untuk bicara di sana, saya langsung google cari tahu di mana sih tempat ini dan kemudian menerima undangan tersebut. Saya senang sekali bisa jadi bagian dari acara konferensi di sana, karena acara-nya sangat mengesankan. Tidak seperti acara2 akademis biasa, di acara ini saya banyak berdiskusi dan berkenalan dengan mahasiswa2 (yang rentang usianya sangat lebar), alumni, dan juga masyarakat sekitar. Banyak sekali oma-opa yang juga datang ke acara. Mereka sangat aktif bertanya, berpendapat, berdiskusi, dan banyak sekali cerita menarik yang mereka bagikan. Saya menikmati acara ini. Salah satu konferensi yang paling berkesan sepanjang karir saya.

Salah satu tugas saya di konferensi ini adalah memberikan pidato catatan kunci di hari ke-2 konferensi. Ya walaupun sering bermasalah soal perkuncian, kalau catatan kunci saya ngga masalah deh :) Slideshow dan catatan pidato sudah siap sejak beberapa hari lalu. Jadi hari itu saya cuma harus siap mental dan kelihatan ngga malu2in. Pagi itu saya mengenakan baju warna hejo ngagedod (hijau) ala kurti India yang dihiasi bordiran warna emas dan dipadukan dengan kain bordir warna maroon. Untuk selendangnya saya pilih selendang batik Indonesia. Selama ini saya sering memadu2kan pakaian gaya Indonesia, biasanya batik, dengan gaya2 lain seperti India, Jepang, dll. Baju hijau-maroon ini sangat nyaman dipakai dan cocok dipadukan dengan stocking hitam dan sepatu boot yang cukup menghangatkan. Maklum Maret di Pocatello masih dingin. Salju turun semalaman, pagi itu kota kecil ini berwarna putih tertutup lapisan salju. Dinginnya jelas2 minus. 

Si catatan kunci dijadwalkan di sore hari, sekitar jam 2-an, sesudah makan siang. Pagi itu saya ikuti sesi-sesi dan bersantai-santai mendengarkan panel2 berbagai tema. Di antara sesi saya sempat ambil rehat kamar mandi. Ketika saya melihat bayangan saya sendiri di cermin besar di kamar mandi, saya sempat mengeryitkan kening, "Hmmm… why does the bottom part look too greenish?" Kain bordir hijau di bagian dasa baju saya tampaknya lebih besar daripada yang saya pernah lihat sebelumnya. Tapi kemudian saya bilang pada diri sendiri, "Ah, ada-ada aja nih... " Saya kembali ke ruang konferensi dan meneruskan acara.

Sebelum saya memberikan pidato, saya memiliki 15 menit rehat yang saya gunakan untuk mempersiapkan slideshow dan merapikan diri di kamar mandi. Kali ini, saya melihat diri saya lagi di cermin dan pertanyaan yang sama mengganggu saya. "Ada apa ya dengan bagian bawah si hijau ini?" Kemudian saya mengecek bagian2 lain dan ketika saya lihat pundak kanan.... kelihatanlah obrasan baju. "Ya ampun....!!!" Ya, ternyata emang baju ini kebalik... dari pagi! Ngga ada yang kasih tahu atau memperingatkan tuh.... mungkin orang2 Pocatello pikir kebalik ala bordiran dan obrasan di luar ini adalah model baru :)


lady day, tempe, mei 2012