Tuesday, April 17, 2012

Memang ahlinya...

"Someone is a real expert in sleeping, she can sleep anywhere anytime, almost like narcoleptic" (J, kepada salah satu kolega saya).

Selama ini, saya dan J, suami saya, sedapat mungkin selalu melakukan banyak kegiatan bersama2 -- termasuk jalan2. Untuk urusan jalan2, dia selalu berusaha agak perjalanan kami tidak dibumbui hal2 aneh2 yang biasanya berasal dari sang istri.

Bulan Maret kemarin, J menemani saya selama 3 minggu, dalam perjalanan bisnis dari Phoenix ke Toronto ke Boston dan kota2 lain yang berada di antara kota2 tsb. Beruntunglah saya, dengan adanya J, ngga ada cerita ketinggalan pesawat atau kesalahan jadwal bicara. Dan tak ada pula kejadian pakai baju kebalik.

Setelah Boston, kami harus berpisah. Saya ke Washington DC dan New York. J nyetir ke Vermont. Kami, rencananya, akan bertemu kembali di Connecticut. Sebelum berpisah, J memastikan bahwa saya ngga ketinggalan pesawat ke DC.

Setelah acara di DC, saya sudah menjadwal untuk naik kereta ke New York. Kereta antar kota ini berangkat dari Union St yang bisa saja jangkau dengan Metro (subway). Saya pernah tinggal di DC jadi sudah familiar dengan Metro system. Ngga akan nyasar sih. Masalahnya, saya ketiduran di Metro. Begitu saya bangun, dengan semena2 saya menuju pintu dan begitu berhenti langsung loncat ke luar. Eh, begitu lihat plan bukan Union St, saya langsung loncat balik ke dalam Metro lagi. Tanpa mikir. Begitu sampai di dalam, baru saya sadar bahwa si Union St dah kelewat 1 stop dan mustinya saya ngga usah loncat balik. Ketika akhirnya Metro berhenti lagi, tentunya saya sudah kelewat 2 stop. Jadilah saya harus nunggu Metro yang arah balik.... untuk sampai ke Union St.

Sesampainya di Union St jam 4:03pm, sudah jelaslah saya ketinggalan kereta Acela Express jam 4pm. Untungnya kereta lain -- yang sedikit lambat -- Northeast Regional Line yang seharusnya berangkat jam 4:02pm terlambat. Jadi saya bisa mengejar kereta ini. Buru2 saya beli tiket dan, yay, saya ada di kereta ke New York.

Perjalanan memakan waktu 3 jam 18 menit. Tentu saja saya ngga mungkin ngga tertidur! Saya terbangun beberapa kali dan memastikan bahwa saya tidak kelewatan. Tapi akhirnya saya tertidur lelap. Begitu bangun.... spontan saya geret koper dan loncat ke luar! Begitu di luar..... saya sadar ternyata itu bukan stasiun yang betul. Harusnya nunggu.... stasiun berikutnya baru benar. Kereta sudah berangkat kembali..... jadi saya berlari2 dengan koper di samping kereta yang melaju. Kalau sampai harus nunggu kereta lagi, saya bakal ketelatan 1 jam.

Ibu kondektur melihat saya berlari. Saya teriak,"I need to get in, please, please stop..."
Oh, persis seperti adegan filem2 Holywood, ternyata si ibu menarik rem darurat dan berhentilah kereta itu.

Ibu konduktor bertanya,"Where are you going?"
"New York," jawab saya.
"Where is your ticket?" tanyanya lagi.

Saya ngga bisa menemukan tiket saya dengan cepat.  Jadi saya jawab,"I don't know. But I was in this train a couple minutes ago. I got off at the wrong stop".

"OK, get in," kata si Ibu.

Ibu konduktor menanyakan kenapa saya salah berhenti. Saya bilang saya ketiduran dan ketika bangun spontan saja loncat keluar. Saya berterimakasih atas kesediaan si Ibu memberhentikan kereta dan meminta maaf untuk kelakuan saya yang minus. Si ibu malah ketawa2 dan bilang "No worries, your story is funny!" Dengan ramahnya si Ibu mengajak saya duduk dengan dia di cabin-nya (kursi2 lain sudah penuh) dan jadilah saya ngobrol dengan beliau sampai saya tiba di setopan yang benar.

Ternyata J betul.... "someone is a real expert in sleeping" :)

5 comments:

r said...

rasanya tak lengkap membaca cerita bepergian kalau tak ada kisah kebablasan atau belum nyampe sta udah turun... :D terimakasih atas keahlian tidur yang menghibur... hahaha

Qq said...

Hahaha, saya juga suka ketiduran di bis pagi, tp untungnya selalu berangkat sama misua, jadi kebablasannya ga fatal banget, turun di depan kantornya pun ga masalah. Tp klo naik omprengan, kita ga satu jurusan :(

mer said...

r: hahaha... ada gunanya juga keahlian yg satu ini.

Qq: jadi naik omprengan kebablas sampe setopan terakhir dong? (nostalgia kalapa-ledeng & kalapa -dago :p)

Anonymous said...

sebenarnya sih seorang prof kasih keynote atau apapun yang seperti ya bukan cerita2 banget lah. ya memang udh harusnya gitu. jadi serunya adalah kalau ada crita2 ttg baju kebalik, ketinggalan pesawat, ketiduran gitu deh.

ditunggu Prof, kisah berikutnya... :d

Early said...

ya ampun mbaaaakkkk !!!! lucu bangeeeettt hihihihi...jadi inget aku suka ketinggalan kereta juga pas di jerman dulu, pastilah sering dapet cerita lari-lari ngejar mas-mas, eh kereta !!

Early