Friday, July 02, 2010

Orang hutan nyeker

Selepas mendarat di bandara BTV sekitar jam 4, aku langsung bilang sama si J, "Aduh aku lapar sekali nih." Maklum, untuk rute domestik, maskapai2 Amerika tidak memberi makanan (eh, dapat pretzel sih, tapi dikit banget, lagian aku ketiduran). Jadilah kami berdua ngga makan sejak malam sebelumnya.

Begitu sampai di tempat kami tinggal di Burlington, kami cuma mendrop koper-koper dan langsunglah kami jalan ke pusat kota untuk cari kunyahan. Aku kepingin cepat2 menikmati pizza mini (pinwheels) nya Juniors yang super enak!

Tapi lagi asik2 nyebrang jalan menuju Juniors, jeprut, sandalku putus! Emang bodohnya diriku, sandal itu sudah putus sejak di Tempe, tapi aku lem pakai lem super kuat untuk konstruksi. Tahan memang untuk beberapa jam..... tapi sialnya jeprut pas aku ada di pusat kota.

Gimana dong? Si J langsung bilang, "Ah, ga papa lah, kamu kan orang hutan (terjemahan dari jungle gal, hehe)." "Jungle gal" ini adalah salah satu julukan dia untukku, merujuk pada beberapa perilakuku yang dia identifikasi (jangan tanya, apa saja ya!!?!?!).

Jadilah aku nyeker di pusat kota..... di mana semua orang, termasuk homeless, pakai alas kaki! Aku ke restoran nyeker dan jalan2 di mall terbuka juga nyeker. Sampai akhirnya sampai di Old Navy yang ternyata lagi jualan sendal jepit murah meriah. Saking senangnya dapat 2 pasang jepit dengan $3.50 saja, aku meninggalkan si sandal jepit putus itu entah di mana. Sekarang mungkin masih tergeletak di toko itu..... atau mungkin sudah dilelang dengan harga mahal di e-Bay, hehehe.

5 comments:

Fiksi said...

udah jadi barang vintage di etsy, teh. hehehe..

Arman said...

hahaha untung gak diusir ya pas makan di restoran.... :P

merlyna Lim said...

fiksi: hahaha.... diobral ya?

arman: ngga berani ngusir... takut dicakar, org utan liar! :)

Melly said...

Oh My! kirain lagi baca cerita sendiri. beruntunglah dapat sendal seharga itu, aku mah kena 50 eur..huuuu


kalau nyeker jadi trend, aku tahu siapa penyebabnya

mer said...

melly: aduh ... masa 50 euro dipake di kaki.... lebar atuh... teungteuingeun...