Thursday, August 21, 2008

[Masih ttg si Big Trip] Tokyo: Hampir sih... tapi....

Si Big Trip round-the-world 7 minggu-ku sudah berakhir. Sejak posting terakhir (dari mana ya) kira-kira sebulan lalu, aku tidak menulis ttg kisah2 dari perjalanan ini. Bukannya tidak ada kisah, baik yang normal maupun abnormal, cuma belum/tak sempat tertulis saja. Jadi sekarang kutulis deh, mulai dari yang paling anyar, terus mundur aja ya? Atau mungkin random aja lah, soalnya malas berkronologis.

Perjalanan (hampir) terakhir menuju Amerika Serikat adalah dari Narita, Tokyo, setelah (extended) transit di Chiba dan Tokyo selama 3 hari kurang (cerita dan foto2 si transit istimewa ini akan ditayangkan kemudian ya). Perjalanan menuju bandara cukup atau bahkan sangat mulus. Maklum, supir taksi-nya bukan hasil nyegat di jalan, tapi supir istimewa asal Pakistan yang sudah kecipratan budaya Indonesia dari soulmate-nya dan sudah luntang-lantung di Jepang selama berabad-abad :)

Kami datang di bandara sekitar jam 12:30-an, padahal pesawatku baru akan berangkat jam 3:55. Ini karena aku salah mengingat ultimatum dari bapak inspektur imigrasi Narita. Kupikir aku wajib kena cap 'departure' di meja imigrasi paling lambat jam 1:55pm, eh ternyata 2:55pm (kenapa begitu, nanti aku ceritakan di posting lain). Tak apalah, kesalahingatan ini membawa berkah. Coba kalau aku betul mengingat, jadinya malah mungkin ketelatan pesawat, terus cerita ketinggalan pesawat ku yang sudah bertebar di mana-mana akan berulang.

Check-in berlangsung dengan mulus, thanks to my Elite membership aku tak usah ngantri di barisan ekonomi, walaupun tiketku jelas tiket kelas ekonomi. Setelah check-in, aku dan keluarga Mertani-Akhtar makan siang ala Thailand (ala Jepang). My pad-thai was oishi!

Lalu tibalah bagian aku ngantri di costum/security..... dan ber-dadah-dadah saying goodbye dengan Dian & Saeed, Raisa & Ken..... It was a sentimental farewell :(

Aku melewati security gate dan costume desk dengan lancar. Berhasil 'resmi' keluar sebelum waktu yang diultimatumkan! Belum jam 3pm, aku sudah sampai di departure area. Gate number 26, aku menuju ke sana. Aku bergumam sendiri, "Wow, surprisingly smooth.... this is rare."

Aku lalu duduk menunggu pesawatku boarding, di gate 26. Sambil menunggu aku buka-buka laptop. Gate itu benar-benar sepi. "Ya, maklum, masih lebih dari satu jam lagi kan.... makanya sepi,"pikirku.

Kupasang headphones, berlaptop dan nginternet-lah aku sambil mendengar musik sambil kadang2 melirik ke arah meja halo-halo-nya gate. Kupikir kalau mau boarding kan pasti kelihatan banyak orang berbaris. Maka asiklah aku bergaul dengan laptopku. "Enak juga kalau perjalanan mulus, jadi banyak waktu untuk ngelaptop,"kataku dalam hati.

Waktu berlalu.... entah berapa lama. Tahu-tahu kulihat jam.... 3:40? What? Koq belum boarding juga? Ada banyak orang sih yang duduk-duduk di situ.... tapi koq pesawat ngga berangkat-berangkat? Kan ini hampir jam 4!!! Kutengok layar monitor.... lho koq pesawat-nya menuju Seoul? Kuambil boarding pass di saku celanaku, oooh... ternyata salah gate!!!! Harusnya gate nomor 27 yang letaknya memang agak jauh dari gate 26 (ngga keliatan dari tempat duduk gate 26), karena berada di cluster yang berbeda.

Kulipat laptopku dan kurapihkan kabel serta headphones lalu kulari cepat-cepat ke gate 27. Tak lama kudengar sebuah panggilan.... "Passenger Lim... passenger Lim...." Terdengar familiar, ya? :))

Sampai di gate, untunglah aku tidak ditinggal. Sangat beruntung, malah. Pesawat menunggu dengan setia karena tanpa setahuku aku ternyata adalah penumpang business class! Yayyyyyy!!! Kelas ekonomi penuh, sehingga passenger Lim dipindah ke kelas bisnis dan diperlakukan spesial pakai telor pakai steak pakai eskrim! Wow.... memang untung beruntung!!!! Transit di Narita Tokyo memang penuh cerita asik untuk Lady Day!!!

4 comments:

santi d said...

Baru kelar nih baca cerita perjalanannya dari ujung ke ujung ... thanks for sharing everything .. foto2 moskownya kereeen .. metro mereka keren abiiis.

ime' said...

hebad! 7 minggu!
hebad! upgrade class! :D

Devi said...

wahhh 7 minggu?? bikin sirik ajahh :)

debbie said...

tuuuu kaaaannn...kejadian lagi....
Makanya kalo mendadak smooth itu memang harus curiga krn perjalanan profesor itu selalu "gedumbrangan"...wakakakak......