Wednesday, July 02, 2008

Thriller Bandara (bag 3 - tamat)

Sambungan dari Airport Thriller (1) dan (2)-- harus baca tulisan2 itu dulu ya, kalau ngga, ngga ngerti lho....dan pasti nyesel di kemudian hari :)

Sebelumnya aku minta maaf ternyata potongan-potongan cerita ini bikin jantung copot, tegang, sakit perut, dan sebagainya. Maafkan diriku, tak bermaksud menjadi sumber penyakit :p

Jadi setelah hampir pasrah dan mulai memikirkan apa yang harus kulakukan selanjutnya, kulihat Kenny masih berada di meja US Airways. Kudengar suara menyebut ".....Ms. Lim" di mikropon dan Kenny menginformasikan bahwa Ms Lim ada di sini.

Kenny dan seorang petugas US Airways mendekatiku. Tanpa ba bi bu, si petugas meminta boarding passku. Aku berikan print-out boarding pass sambil berkata, "I'm sorry, I am really sorry." Si petugas tersenyum dan berkata,"That's OK, that's OK."

Lalu..... terjadilah kejadian yang begitu mencengangkan, menegangkan, dan membahagiakan! Bahkan membuatku terharu.

Daun pintu hitam itu dibuka! Ooooh!!! Bayangkan, pintu gate yang tertutup dibukakan bagiku! Seperti mujizat saja!!!

Selanjutnya, tentu saja berjalan dengan baik. Kenny mendorongku sampai pintu pesawat. Saat aku masuk pesawat kubilang padanya,"Thank you so much, I'd not make it without you." Kenny tersenyum lebar, dia bilang, "You're welcome. It's so nice meeting you and I wish you a safe trip." Saat itu aku merasa tip-ku yang cuma 10 dollar itu terasa terlalu kecil. Sayang cuma segitu yang aku siapkan di saku.

Sampailah aku di pesawat dengan selamat. Ketika aku sampai di bangku-ku, kedua rekan penumpang di sisi-sisiku menyambut dengan ramah. Salah satu mereka bilang,"Oh, you made it. We have started flipping coin!!!!" Hahaha.....

TAMAT.

10 comments:

peregrin said...

ah, anti klimaks-nya kurang dramatis mbak mer :( *kecewa...


hehheheh, bercanda :D ... ikut senang lah, happy ending... dan semuanya selamat ;D hehehe

ND said...

Syukur..syukur..akhirnya happy ending juga..mujizat bener dech..

mer said...

peregrin: justru dramatis, kapan coba pintu tertutup bisa kebuka lagi? :)

nd: iya, syukur. tapi kalau dipikir2, semua cerita saya kan happy ending :)

intanariestya said...

dear teh mer,
salam kenal yaaa...
setelah hinggap sana-hinggap sini,, sampai juga di blog ini. seru cerita2nya, menyenangkan sekali..

btw teh, dayeuhkolot-nya dimana? saya juga sudah 'ditahbiskan' jadi orang dayeuhkolot lhooo.. hehehe..
tapi belum bisa bahasa sunda, saeutik-eutik acan!

Arman said...

wuahahaha seru seru...
ada2 aja dah cerita perjalanannya... :P

sahathutajulubo said...

Hehehe... akhirnya nyampe juga.

Waktu itu gua ketinggalan pesawat juga di Garuda. Tapi waktu itu, ada penerbangan satu jam setelah itu. Jadi gua pindah penerbangan aja. Kelas yang sama, gak bayar apa-apa. Untunglah.

debbie said...

buseeeetttt.... sampe nahan nafas euy baca endingnya

itu dibukain pintu gate mungkin rasanya seperti dibukain pintu surga ya?...wakakakakak....

bener2 deh....

Saut said...

cerbung yang menegangkan,pfff...
finally :D

ada sequel lanjutannya lagi ga? :-D

rintikrinai said...

hm,, seperti biasa, mba mer memang penuh kejutan.

nna said...

kayaknya hobby banget deh kejar2an sama pesawat... :D