Saturday, May 31, 2008

Perjalanan Nekad 1

Akhir minggu ke-3 dari jeda operasi, aku sangat tidak sabar untuk pulih. Dokter bilang akan makan waktu 6 minggu. Arrrgh, aku ngga mau dan ngga bisa buang kesempatan untuk jalan2! Ada 3 undangan bulan ini dan beberapa undangan bulan Juli!

Tapi walaupun belum 6 minggu..... kupikir sudah saatnya untuk melanggar peraturan! Jadilah saya menulis blog ini dari Los Angeles! Untuk acara KJRI dimana saya diundang untuk bicara di acara Gebyar Pendidikan Indonesia dalam rangka 100 tahun Kebangkitan Nasional.

Saat berangkat kemarin, untuk pertama kalinya aku tiba di bandara 1.5 jam sebelum jadwal berangkat! Hebat ya? Ya kursi roda ternyata alat yang baik untuk mencegahku dari ketinggalan pesawat!

Dari meja cek-in sampai ke gerbang/gate, aku didampingin oleh Stephen, pegawai US Airways, yang mendorong kursi rodaku. Di gate, aku ditinggal. Pas aku pingin ke toilet, aku mencoba mendorong kursi rodaku sendiri. Waduh, ternyata gampang-gampang susah! Cerita lengkapnya soal ini... ntar ya..

Memang ini perjalanan nekad sih. Tapi ya dalam dua hari terakhir ini aku merasa lebih baik dan kupikir cuma 1 jam di pesawat kan mudah. Ngga jalan2, ngga angkat2 barang. Lagian, melanggar aturan (doktor) itu enak :)))

Horeee.... aku sudah melakukan perjalanan lagi.... jadi aku senang sekali!!

Friday, May 23, 2008

Sedang jeda

Maaf, sudah lebih dari 2 minggu tidak bisa blogposting, blogwalking, blogcommenting, and blogmocking :)

Karena........ silakan gambar ke-2 di bawah ini untuk cerita yang lebih lengkap.

Jeda 1

Link


Saturday, May 03, 2008

Camlon: Sambungan Koper, Kacamata & si Gate (Final)

English version click here...

.....ini lanjutan dari
CamLon ini dan CamLon itu, baca dulu yang itu dan inu sebelum membaca yang ini....

Setelah berpikir sebentar, kuputuskan untuk mencari tahu nasib si kacamata. Keputusan ini muncul terutama karena aku merasa tertantang untuk memperjuangkan nasib si kacamata setelah lebih dari 16 pasang berbagai kacamata (coklat, biru, hitam, gelas, plastik, dll) hilang tak tentu rimbanya dalam pelbagai perjalanan yang aku lakukan. Kali ini aku merasa ada harapan.

Aku berlari ke Gate 19 dan segera menemukan desk KLM customer service yang, syukurlah, dijaga oleh seorang wanita Inggris yang baik hati. Kujelaskan bahwa aku kehilangan kacamata yang kusinyalir hilang di daerah check-in/security, dan bisa jadi di check-in desk KLM.

Setelah mendengarkan penjelasanku secara detail, si mbak KLM menelepon kolega-nya di check-in desk. Telepon pertama tak membuahkan hasil. Katanya orang di seberang sana tidak menemukan kacamata. Telepon kedua kedengaran lebih baik. Kukuping percakapan si mbak dengan rekannya, kira2 seperti ini:

"Yes, desk 48? Right, a pair of sunglasses with silver rim."
"She is here and supposed to fly with KL1002 soon."
"Can someone bring them to the Gate 1b?"
"No? On the return? I'll ask her"

Lalu si mbak bilang, "Maam, when are you returning?"
Kubilang, "Oh, no, I will not return."
Oh well, tentunya suatu hari kelak aku akan 'return' tapi ngga sekarang-sekarang. Si mbak meneruskan percakapannya.

"She is not returning. Can't you get someone to just bring them here?"
"OK. Travelex? Are you saying Travelex? OK, she'll meet you there."

Si mbak ternyata berhasil membujuk seseorang untuk membawa kacamata itu ke boarding area dan rencananya seseorang akan menemui aku di kios Travelex, tempat menukar uang, yang terletak tepat di depan mulut gerbang security.

Aku cepat mulai berlari dan sekitar 5 menit kemudian sudah sampai di Travelex. Kulihat sekitarku, tak ada tanda2 orang KLM yang membawa kacamata. Setiap kulihat manusia2 berseragam biru, langsung kutatap. Tapi tak satupun dari mereka membawa kacamata. Kulihat jam besar yang tergantung di situ. 8:26!! Kurasa pesawat sudah mulai boarding sejak 10-15 menit lalu. Dari Travelex ke Gate 1b kuperkirakan cuma sekitar 2 menit saja. Kuputuskan untuk menunggu sampai 8:27 karena 8:30 atau 10 menit sebelum taking off aku kemungkinan besar sudah tidak diterima boarding.

Satu menit berlalu. Orang yang kucari belum juga tiba. Lalu kudengar suara mengumumkan, "Passenger Lim, passenger Lim....." Wow, namaku disebut kah? Ya, betul itu namaku!!! KL 1002!

Aku merasa dilematik. Masa sekarang harus kurelakan kacamata itu? Setelah bersusah-payah, berlari-lari, dan bahkan sudah mendapatkan kacamata itu? Kuputuskan kutunggu satu menit lagi.

Lalu tak lama, bahuku ditepuk seorang pria setengah baya berseragam biru. Dia membawa kacamataku! Hore!!!

Setelah kuucapkan terimakasih, aku lari sekencang2nya ke Gate 1b. Begitu sampai langsung kubilang, "I am passenger Lim!!!!"

Selamat! Penumpang terakhir dari KL1002 sudah tiba dan meluncurlah pesawat tersebut ke Amsterdam.

Thursday, May 01, 2008

Camlon: Lanjutan Koper, Kacamata & si Gate

English version click here....

..... ini lanjutan dari
CamLon 3.... sebelum baca yang ini, wajib baca yang inu dulu....

Begitu sampai di luar, aku masih belum memutuskan apa yang harus kulakukan. Tapi kulihat ada segerombolan manusia di ruang tunggu dan mereka menatap aku dengan tatapan aneh. Aku sendiri tetap cuek. Lalu kulihat dua cowo remaja mendekat ke pintu Gate yang tertutup itu. Yang satu bilang, "Do you think we should get in?" Yang lain bilang, "No, we're not allowed." Yang satunya bilang lagi, "But she got in."

Aku merasa bahwa mereka membicarakan diriku. Lalu kulihat jam besar yang tergantung tak jauh dari tempat aku berdiri. 8:01 am. Oh, waktu boarding belum di mulai! Mana mungkin aku ketinggalan pesawat?!?!?!?! Jadi semua kepanikanku dan adegan dramatis mengetuk2 pintu dan moncor2 melewati tali2 pengaman itu semua tak ada gunanya!

Ternyata petugas KLM belum datang dan belum membuka desk mereka. Makanya kosong melompong!!!!! Dasar nih.....

Lalu kulihat waktu.... aih.... masih ada waktu untuk mencari kacamata. Aku menuju meja security dan kubilang kalau kacamataku ketinggalan di luar. Kemungkinan di check-in desknya KLM. Nah security bilang aku harus pergi ke customer service desk yang berada di Gate 19.

Aku langsung bingung..... 8:05.... 5 menit menuju boarding.... 35 menit menuju taking off.... apakah aku relakan kaca mata itu? Memakan waktu sekitar 10 menit untuk ke Gate 19 dan 10 menit lagi untuk kembali..... akankah keburu?

Apa kalau aku lari akan keburu? ...

bersambung lagi ya... soalnya ini aku sudah dipanggil untuk boarding! ntar ketinggalan... bisa kacau nih....