Monday, January 14, 2008

Kisah Belanja 1: Keranjang

Kegiatan rutin yang selalu dilakukan paling tidak sekali sebulan adalah belanja (grocery) di supermarket. Biasanya aku belanja di Safeway terdekat. Enak. Bersih, lengkap, dan program diskon-nya cocok. Kadang-kadang kalau ingin beli bahan-bahan Meksiko aku pergi bersepeda ke Food City. Tiga bulan sekali aku pergi ke Lee Lee Oriental Super Market yang merupakan pasar Asia.

Sore ini aku melakukan belanja bulanan pertama di tahun ini di Safeway. Begitu masuk ke supermarket, aku langsung mengambil keranjang. Lalu kuparkir di dekat bagian buah-buahan. Aku berkeliling melihat-lihat berbagai buah-buahan yang sedang on sale. Kuambil satu kantong apel yang harganya turun dari 1.99/lbs menjadi 1.00/lbs. Kumasukan di keranjang dorong dan kudoronglah keranjang itu.

Seorang pria berwajah Asia Selatan tahu-tahu memandangku dengan tatapan aneh. Kutatap balik, tapi kupikir mungkin memang mukanya aslinya begitu. Aku dengan santai berlalu di sampingnya. Tapi koq aku merasa dia tetap memperhatikanku. Aku lalu melihat ke arah dia lagi sambil bertanya-tanya dalam hati, "Salah gue apa ya? Sampai dia kayaknya melihatku dengan tatapan menohok begitu?" Dia lalu menggeleng-gelengkan kepalanya. Aku semakin yakin bahwa dia itu mempermasalahkan diriku. Kuberanikan diri bertanya, "Excuse me, what's wrong?". Dia menunjuk ke keranjang,"I think that's my cart." Aku tertegun dan menjawab,"Oh, really?" dan cepat kusambung (setelah melihat ke dalam keranjang),"Oh, right, your cart. But where is my cart?". Dia tersenyum dan ditunjuknyalah sebuah keranjang dorong lain yang diparkir di ujung meja apel. Pura-pura ngga malu aku berkata, "Oh, I'm so sorry. It looks similar" dengan nada datar dan ngeloyor pergi.

Lha.... siapa suruh bentuk dan tampang keranjang dorong supermarket itu sama, serupa dan sebangun? :D

11 comments:

r said...

lhaah... sapa suruh ya bapak itu 'berurusan' sama lady day :D

sahathutajulubo said...

lha...

sapa suruh ada supermarket di situ. Pasti kena juga sama ulahnya lady day...

Huwakakakakakakakak...

Gua tebak, kisah belanja 2 pasti berhubungan ama kasir.

ya kan???

hahahaha'

y'ayie said...

Lha siapa suruh ya semua keranjang di belanja satu, dua, dan seterusnya sama semua, huahahaha ... Lama-lama bisa masuk MURI lhoh mbak, hehehehe ...

fitri-sena said...

mestinya di cart handle-nya ada handprint recognition ya Teh, jadi begitu kita "cup"-in (cup cup an, mainan anak2x jaman dulu) langsung masuk tuh ya data kita, trus kalo nanti selama masa berbelanja ada orang lain yang pegang handle, langsung ada alarm beep-beep gituh.. *mengkhayal deh ikke*

m lim said...

r: ya, jangan main2 sama lady day! (eh main2 sih boleh :p)

sahat: elu jagoan... tapi berhubung elu udah bilang kasir, ya udah belanja 2 gua jump ke kisah yang lain deh... kasir nya di tunda :)

y'ayie: iya coba, siapa yang salah? jelas keranjang! Muri, siapa sih dia? tetangga kamu di mBantul ya?

fitri-sena: brilliant idea! terus suara setiap alarm musti beda. ada yang suara burung, suara anjing, suara kentut... dll. seru deh kalau bisa.

santi d said...

Kalau gitu besok2 harus dikasih tag itu keranjangnya hihi

m lim said...

santi d: iya, mau bawa tag gede banget deh... dengan tanda bomb!

Mamah Ani said...

hehehe...keukeuh ogah terima salah ambil keranjang orang ya....lain kali tandain aja kayak barangnya jamaah haji...pake kupu kupu gede keq, pake bunga besar segomyok keq....

edratna said...

Terbayang wajah si cowok....:P

m lim said...

mamah Ani: hahaha.... bener juga, pake tanda sagede nanahaon nya...

edratna: jangan dibayangin mbak... :)

ime' said...

udah ngisi form "Hey, manager"???

tanya'in aja kenapa kok keranjangnya serupa dan sebangun. ngebuat susah orang aja. hehehe...