Thursday, January 17, 2008

Kambing yang hilang

Hari Selasa kemarin adalah hari pertama mengajar. Sukses karena ternyata saya tidak mendengkur di kelas! Walaupun masih belum bisa menggeser waktu tidur dengan sukses.

Karena hari pertama, kuliah selesai lebih cepat dari biasanya. Kami berkenalan dan saya memberikan 'sneak preview' perkuliahan selama semester (bisa diintip slideshow-nya di posting selanjutnya -- mudah2an malam ini). Kelas saya bubarkan 30 menit di muka.

Tapi sehabis kuliah, ternyata ada seorang ibu setengah baya yang menahan saya untuk berada di ruang kuliah sampai jam 12 siang lebih. Si ibu mengalami masalah dengan program blackboard karena memang rada gaptek. Maklum si ibu kembali ke bangku sekolah di umur 50-an! Saya salut dengan semangat belajar si ibu ini.

Karena bangun jam 9:30, saya tak sempat makan pagi. Cuma sempat minum kopi. Jadi jam 12-an saya sudah lapar. Begitu si Ibu selesai saya bergegas ke kantor saya di Wilson Hall 250 (School of Justice). Wajah kambing yang saya kencani semalam sudah menghiasi benak saya, membuat saya semakin lapar.

Sampai di kantor, saya tidak menemukan si kambing! Waduh, kemana larinya kambing itu? Beberapa skenario penculikan mulai terbayang di otak saya.

Sejam kemudian saya baru ingat, ternyata pagi ini sebelum kuliah saya tidak ke kantor yang di Wilson, tapi ke kantor satunya yang di Social Science (CSPO)! Kotak makanan berisi nasi dan kari kambing sisa semalam itu ternyata tak lari kemana-mana. Tergolek dengan rapi di atas meja kantorku di CSPO.

Huiiiih.... enak lho.... "habis kambing terbitlah kantuk".......

7 comments:

Mamah Ani said...

selamat mengajar ya.....kirain kambing beneran kaburrr

ime' said...

mauuuuuuuuuuuuuuuu... laperrrrr :D

y'ayie said...

Habis kambing muncullah bibi, kekekek. Nggak bagi-bagi lagi. Sempat ingin merancang skenario pencurian, untung tergagalkan karena janji dengan advisor, hahaha. Mbak, lain kali diinget-inget dimana ngiket si kambing ya. Hehehe. Tongseng kambing ma emping enak nih kayanya, hihihi ...

edratna said...

Biar udah kemarin...masih enak ya???

mellyana said...

baca ini dan kisah si keranjang belanjaan.

kesimpulan: bo, emang takdir ya klo fropesor teh suka lupa ini itu ya?

kalo gitu gue bisa daftar juga euy :))

mer said...

mamah ani: nuhun.... duh kambing hidup mah ngga kuaaaat... :)

ime: sok atuh kesinih....

yayie: hehe, iya.... kapan dong ngambing lagi>

edratna: enak tuh... makin enak :)

mellyana: bukan krn pelupa terus jadi prof, sayang... haha.... gue ini pengingat sekali lho -- i remember too many things in detailed, easily -- but i don't remember small things that i don't pay attention at.

Finally Woken said...

Hallo, thanks for leaving a reply on my blog. If you check Indonesian Expatriates Forum, saya sudah daftarkan blog kamu di sana.

Silakan bagi-bagi cerita, ditunggu yah :)