Tuesday, October 30, 2007

Kebalik

English version is here

Hari ini aku memberi kuliah umum di Universitas Hawaii. Lega rasanya sudah beres. Besok aku cuma akan menghadiri sebuah rapat dan semua urusan di Hawaii bakal beres.

Teman-teman di Globalization Research Center (GRC) sangat hebat. Mereka mempersiapkan poster, ruangan, makanan ringan, berkoordinasi dengan departemen Ilmu Politik dan departemen Perencanaan Urban, serta mengumumkan ke beberapa departemen dengan sigap walaupun semua ini cukup last-minute. Saya terharu dibuatnya.

Tak masalah tentang kuliah/presentasiku. Walaupun ini adalah kegiatan agak mendadak dan baru diumumkan sekitar 2 hari sebelumnya, ternyata lumayan juga yang datang. Presentasi berjalan lancar dan acara tanya-jawab berlangsung dengan lancar pula.

Saat kupikir kali ini semuanya lancar-lancar saja dan tak ada kejadian aneh. Cukuplah satu kejadian ajaib tentang bandara dan kepalaku dalam perjalanan ke Honolulu. Eh, tahu-tahu aku sadar ternyata ada hal yang salah dan memalukan..... tentang.... diriku!!

Sesudah kuliah, aku berbincang-bincang dengan beberapa mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Universitas Hawaii. Saat beberapa mulai meninggalkan ruang kuliah, satu mahasiswa mendekatiku dan bertanya, "Mbak, ini disengaja ya?" sambil menunjuk pada restleting baju atasanku yang ternyata ada di luar. "Oh my goodness!" teriakku. Ternyata aku memakai baju terbalik. Selain restleting, obrasan, serta merek baju juga ada di luar semua!

Jadi selama 2 jam...............ooooh!!!

Masih untung, selama aku berpresentasi aku tak sadar, jadi pede-pede saja :))))

Tentang hal ini, direktur GRC, yang mengundangku berbicara di universitas, berkomentar, "I think Merlyna seriously needs some assistance!". Pada makan malam yang baru saja selesai, beliau berkata,"I wish to write a two paralleled columns novel about Merlyna's life. One column on the left is about her beautiful scholarly life and on the other column is all odd things happen in parallel to it such as missing sandals and her wearing inside-out clothes!!"

Tanggung malu, aku menyahut, "I think that's a greaaaaaaaaaat idea!!!!"

Saturday, October 27, 2007

Latte

Pulang kantor, aku bersepeda ke Borders, ngecek bagian obral. Melihat counter Seattle's Best, aku jadi ingin beli kopi. Kupesanlah segelas latte panas ukuran sedang. Lalu kurogoh dompet dari tas ranselku. Lho, koq dompet-nya tak ada? Ku-ubek-ubek tas dan dompetnya memang tak ada. Kuingat-ingat, dompet memang kayaknya kutinggal di mobil atau di rumah.

Mbak kasir menunggu dengan sabar.

Kurogoh saku celana jinsku, ternyata tak ada lembaran dollar satupun. Recehpun tak ada.

Aku menyerah, kubilang pada si mbak kasir, "Oh, apparently I don't have my wallet. I should cancel my order."

Mbak tertegun sejenak lalu menjawab, "Well, the latte has been made anyway, so here it is."

Aku malu dan bilang, "Ooh, no! I am so sorry. I am so stupid. I feel embarrased."

Mbak kasir tersenyum dan menghibur, "It's OK. Something like that happens."

Jadilah aku tidak jadi beli buku tapi keluar berjalan ke arah pintu keluar Borders cengar-cengir sambil menenteng segelas latte. Ketika aku berhenti untuk melihat-lihat buku-buku di rak, kulihat dengan ujung mataku, si mbak kasir ternyata masih memperhatikanku! Mungkin dia bertanya-tanya, ngga punya uang koq pegang-pegang buku :)

Yah, begitulah kisahku hari ini. Bukan maksud hati merampok kedai kopi lho. Ini dapatnya pun dengan penuh maaf dan malu :p Malu-malu bangga ;)

Sunday, October 21, 2007

Lagi lagi..... airport

Hari ini aku berangkat ke Washington DC, pesawatnya dijadwalkan terbang jam 8:40 pagi. Sudah memutuskan untuk berangkat pakai taksi saja, karena pagi-pagi repot kalau minta antar orang. Karena kagok, aku sengaja ngga tidur, soalnya sibuk bebenah koper dan beres-beres rumah/tanaman sebelum pergi. Sekalian utak-atik presentasi, juga sempat menjenguk MP.

Nah, sejak jam 6 kurang sudah siap. Jadi tak mungkin tergesa-gesa kan? Ini pesawat domestik dan airport itu cuma 10 menit saja dari rumahku. Aku yakin sekali kejadian ketinggalan/hampir ketinggalan pesawat seperti ini, ini, ini, dan ini, ngga bakal berulang!

Tapi mungkin sudah nasib untuk selalu punya cerita dengan airport, herannya kali ini pun ada aja cerita.

Nah, operator taksi pertama yang kutelepon ternyata kurang mengerti kata-kataku. Bukan salahku, bahasa Inggris dia yang kurang! Coba bisa bahasa EspaƱol pasti lancar. Masalahnya, dia ngotot, jadi aku menghabiskan lebih dari 5 menit bicara dengan dia. Eh, sudah beres, dia malah bilang "I am sorry I don't understand!". Ampun deh!

Terus coba telepon si tukang antar/tumpangan di hp-nya, eh dia ngga jawab2. Aku terus coba nelpon nomor-nomor taksi lain. Kucoba 3 nomor, masa semuanya ngga bisa? Ada yang masuk mesin, ada yang tidak dijawab-jawab. Pokoknya panik deh. Jam 6:30 masih belum dapat tumpangan!

Akhirnya dapat taksi yang katanya bakal datang dalam waktu 10 menit. Ternyata si taksi tidak datang-datang. 15 menit..... 20 menit....lebih... akhirnya tibalah si taksi. Ternyata si supir kurang tahu jalan!!! Ajaib, biasanya semua taksi di Phoenix tahu jalan ke airport!

Untunglah aku tahu. Cuma ternyata jalanan macet dan si supir nyetir-nya ngga lancar karena dia ragu-ragu soal jalan. Si supir ini orangnya baik banget sih, tapi kurang cerdas, jadi kalau dikasih tahu harus diulang dan dijelaskan sejelas-jelasnya. Pas sampai Terminal (2), eh, si supir masa malah masuk ke jalur parkir! Lha, taksi koq mau parkir. Ya sudah, aku akhirnya turun di parkiran, ketimbang harus mutar.

Giliran bayar, si supir juga bingung gimana caranya gesek kartu kredit (duit tunaiku kurang 2 dollar!!!!). Dia malah nelepon bos-nya dulu nanya cara-cara transaksi. Ini kayaknya baru pertama kali nyetir taksi! Duh! Akhirnya nomor-nya ditulis tangan di slip pembayaran. Pokoknya betul-betul habis waktu. Jam 7:20 baru sampai di bandara! Cukup panik karena Phoenix biasanya sibuk. Satu jam setengah biasanya tak cukup untuk mengantri.

Untunglah pesawat ini bukan Southwest dan bukan US Airways (yang kulihat berjubel-jubel!). Aku naik Continental yang cenderung sedikit lebih tak sibuk. Dan si "Elite-Access" ku lagi-lagi berjasa! Ternyata masih berkhasiat memukau para petugas airport! :D Sabet sana sabet sini, hebat betul dari mulai ngantri security sampai tiba di Gate cuma butuh 20 menit saja. Selamatlah saya sampai di gerbang 50 menit sebelum si pesawat terbang dan masih 25 menit sebelum boarding!

Untunglah cuma hampir!!! Hore!!!!

-- lady day nangkring di skyharborairport --

Saturday, October 13, 2007

Hari penuh maaf

Teman-teman Muslimku yang baik,

Bagai semburat aroma mawar yang merebak kala dia terinjak-injak, sebuah maaf merdekakan jiwa yang tertindas

Bagai hujan bagi tanah kering dan tanaman layu hampir mati, itulah sebuah maaf bagi semangat yang patah

a lonely flower, by mer 2007

Maaf adalah jawaban bagi mereka yang memimpikan sebuah mujizat, yang akan memulihkan sesuatu yang hancur

Maaf adalah sebuah tindakan yang membuahkan kebahagiaan

Maaf adalah bentuk cinta yang terindah
karena tanpanya, cinta sejati takkan pernah terwujud

-- diterjemahkan dari versi bahasa Inggris --

Pada hari penuh maaf ini, ijinkan aku mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
maaf lahir batin.

mer

Monday, October 08, 2007

Delapan fakta tentang Lady Day

Lady Day kena tag di MP (bukan di blog terbuka), jadi dia harus menulis 8 butir fakta acak tentang dirinya. Karena sudah ditulis, ya sekalian saja di-copy-paste-kan ke sini.

Ini dia fakta-fakta tersebut.

1. tidur, penidur, ketiduran:
waktu sd, sering ketiduran diatas motor vespa sampe ngacay ke baju kemeja-nya papahnya lady day. waktu smp/sma sering ketiduran di bis kota jurusan sukarnohatta-ledeng sampe sering kebawa ke stamplat ledeng dan jadi ketelatan sekolah. waktu kuliah tidurnya pindah ke angkot kalapa-dago. later on sering tidur dibalik setir. suatu hari siang bolong di bandung, lady day pernah ketiduran di stopan perapatan di depan bank lippo gatsu. baru bangun sesudah kelewat 2 lampu hijau, setelah kaca jendela mobilnya diketok-ketok secara intensif oleh para penjaja koran.

2. mobil, nyetir, pom bensin:
lady day sudah menyetir mobil pinjaman sejak umur 14 lebih hampir 15 tahun. tapi baru menyetir mobil milik diri sendiri di Tempe, AZ, pada tahun 2007. sejak kecil lady day bercita-cita untuk mengisi bensin sendiri dari pom-nya. cita-cita ini baru kesampaian di Tempe, AZ, pada tahun 2006 :D

3. pertama di keluarga:
lady day (dan saudara2-nya) adalah first college generation. keluarga besar-besar-banget (kakek, nenek, paman, bibi, sepupu paman bibi, dllsbjr) lady day sebelumnya kebanyakan tidak/hampir/cuma lulus SD. mama-papa lady day berhasil lulus SMP. lady day beruntung sekali, bisa jadi orang pertama ya sekolah ke luar negeri. pertama ber-Internet. pertama punya laptop. pertama nge-blog. dan tentu saja pertama ber-MP, bisa jadi pertama ditahan/penjara di luar negeri juga ;) dan kayaknya pertama yang nulis delapan fakta tentang dirinya, hehe.

4. kacamata & underwear:
setiap jalan kemana-mana, lady day ketinggalan sesuatu. yang paling sering ketinggalan adalah kacamata hitam (12-13 kacamata hitam selama 6 tahun -- tersebar di seluruh dunia). yang kedua sering adalah underwear. biasanya ketinggalan sesudah dicuci di hotel. alhasil, underwear shopping at the next stop is a casual thing to do.

5. inggris & dayeuh:
walaupun bergelar lady day, tapi dia tidak ada hubungan dengan kerajaan inggris. lady day malah tidak bicara/baca/mengerti bhs inggris sebelumnya, karena bahasa resmi kerajaan dayeuhkolot adalah basa sunda. cuma sempat belajar bahasa ini lewat kelas-kelas smp/sma sekitar 2 jam pelajaran/minggu. lady day tidak membaca buku berbahasa inggris sampai 2001. baru mulai aktif menggunakan bahasa inggris tulisan sejak tahun 2001. beruntunglah, akhirnya lady day masuk lingkungan yang betul-betul berbahasa inggris sejak tahun 2005, jadi bisa belajar inggris lebih baik. tapi walau begitu, lady day ini suka sok pintar berbahasa inggris. memang lady day (kadang) suka malu karena di dunia per-blog-an banyak yang bagus-bagus banget bahasa inggris-nya.

6. kontradiksi:
lady day penuh kontradiksi. sangat pelupa tapi sangat pengingat. melankolis habis tapi sangat sanguinis. sangat serius tapi suka heureuy. suka banget travelling tapi seneng ngendon di rumah. pemalas tapi bisa mendadak rajin. kadang pemalu kadang malu2in.

7. motor, sepeda & keseimbangan:
lady day percaya kalau dirinya ngga punya keseimbangan yang baik. waktu sma pernah belajar naik motor sama teman dan alhasil menabrak pagar kantin sekolah(nya org lain). juga pernah menyenggol kaleng besarnya tukang odading sehingga harus mengganti ongkos rugi beberapa odading yang tergelincir ke jalanan sebesar 2000 (dua ribu) rupiah. setelah itu lady day memutuskan sepeda tanpa motor lebih cocok bagi dirinya. walaupun masih sering oleng, lady day sudah bersepeda secara konsisten selama 6 tahun.

8. cowo & roman:
lady day sudah ditaksir (dan balas menaksir) cowo sejak umur 5 tahun kurang 5 bulan saat dia saling suka sama teman sebangkunya di SD Inpres Pasawahan II si Asep Agus. valentine pertama terjadi waktu kelas 3 SD, ketika teman sebangku lady day yang lain menyatakan cintanya lewat sebungkus kacang dan sebatang coklat seraya mengecup tangan lady day. nasib kedua cowo itu sekarang tak tentu rimbanya.

demikianlah sekilas fakta kehidupan lady day. semoga berkenan.