Friday, September 21, 2007

Bahasa Arab, Nasyid, & Anak-anak Arizona

Bagi mereka yang baru kenal saya di dunia blog-blog-an mungkin cuma tahu kalau saya ini profesor di ASU guk guk guk. Padahal saya ini juga artis. Bisa artis sinetron, bisa juga artis dangdut. Kalau lagi ja-im suka pura-pura jadi penyanyi klasik dan jazz. Amit-amit deh pokoknya.

Pekerjaan sambilan saja selain ngartis dan ngeprof adalah choir coach (cuih-cuih pakai istilah bahasa Inggris). Dulu, waktu kuliah di ITB, setelah saya berhenti nge-lesin Fisika/Kimia & Matematik, cara saya membiayai kuliah adalah dengan memanipulasi beberapa tokoh universitas-universitas di Bandung untuk menyewa saya sebagai gadis bayaran setiap kali mereka mengadakan wisuda atau acara-acara besar lainnya. Dapat bayaran 40-75 ribu per-jam, cukup kaya tuh waktu itu :) Dua-tiga kali melatih, bisa bayar SPP satu semester :p.

Kadang-kadang saya juga membantu kelompok-kelompok Ibu Dharma Wanita. Bayaran-nya tidak besar, tapi biasanya setelah melatih, ibu-ibu itu berlomba-lomba mengenalkan saya pada anak-anak-nya... laki-laki tentunya. Eh, laki-laki perempuan sama saja, hehehe.

Sudah lama sekali tidak ber-choir-coach alias jarigen, eh tahu-tahu dapat email diminta-dimohon untuk melatih paduan suara anak-anak Arizona Cultural Academy. Tadinya mau saya tolak karena sibuk. Tapi lalu tergoda untuk bilang iya. Akhirnya saya iyakan.

Hari pertama datang ke sekolah itu, terjadi diskusi.
Pas dibilang Islamic songs. Saya bilang, OK.
Pas dibilang nasyid. Saya bilang, no problem, I can learn.
Pas dibilang anak-anak ngga bisa baca not. Saya bilang, no problem, I'll find a way.
Pas dibilang mereka ngga ada dana. Saya bilang, it's OK.

Tahu-tahu saya datang, lagu-nya berbahasa Inggris dan Arab! Yang Inggris ngga masalah, saya dengarkan CD, saya tulis not-nya dan saya copy liriknya. Yang Arab, walaupun sudah ada liriknya, dan sudah saya tuliskan not-nya, tetap saja saya tak bisa kasih contoh selain lalalala, nanana, nenene...ugh. Pingin rasanya manggil KucingKembar untuk minta tolong Arabnya. Cing, kemane luuuuu.....

Akhirnya saya ganti semua lagu jadi nasyid berbahasa Inggris, dengan sisipan kata-kata Arab. Kata-kata Arab yang saya pakai adalah "Salam, assalam, dan salamun." Anak-anak senang banget, guru-guru sekolah tersebut senang, dan saya bisa bilang.... whew.....!!!

7 comments:

r said...

jadi terharu bacanya...
ini bisa jadi profesi baru, pencerita yang bikin terharu biru... halah!
padahal ini bukan cerita sedih ya... entah kenapa kok terharu gini ya?!

salam kenal prof...
(ngabacot heula baru bilang punten :P )

Jennie S. Bev said...

Nice to know that you're an "artis" too, whatever that means.

santi said...

Selain pemain biola, si teteh ini dirigen/pelatih paduan suara juga gitu? Dan itu nulis/main musiknya play by ears gitu ya? Begitu denger lagunya sekali langsung bisa nulis lancar kemoncar gitu? Halah saya kalau nulis musik harus denger lagunya ampe begok dan coba2 di tuts baru bisa jadi gitu. Ini artis Mer ngetop bener yak ... itu karir artis bisa nyampe ke Tempe juga ihik ihik.

y'ayie said...

That would be a great new experience right. Selama ini kan mbak Mer biasanya memukau orang-orang dengan kepintaran dan ide-ide yang cukup gila dibidang akademis saja *disamping memukau dengan kecantikan dan kesexy-an juga* (kok kesannya gue ini pengagum beratmu ya mbak, hihi). Sekali-sekali memukau anak-anak kecil dan guru agama mereka kan gak papa, biar tambah fasih nanti ngajarin lagu-lagu yang berbahasa Arab (eh tapi Tukang reparasi AC di apartment gue juga terpukau tuh, weleh weleh ... emang mbak Mer ini ditakdirkan untuk "memukau" semua orang, haha).

m lim said...

r: waduh, saya terharu krn dirimu terharu... :) salam kenal juga. sok lah, bade ngabacot mah, tiasa.. mangga weee... :))

jennie: i'm first and foremost: artis.. hahaha....

santi: wah, San, soal by ears sih emang bawaan/gift. aku ngga mengusahakan apapun, jadi ngga layak dipuji :). kalo tetanggaan sama kamu, aku mau ngeles piano (aku belajar piano sendiri soalnya nih, jadi technically ngga bener) biar bisa main yg serius :)

y'ayie: iya nih... kamu terlalu terpukau, terlalu menggila-gilai diriku. sadar lah nak, bangun.. bangun!!!

sakuralady said...

as prof Mer, keren dirimuu, serba bisa, cewe sakti yah.. :)
Sempet baca pengen jadi artis, itu dah jadi artis toh.. hehe..

btw,choir coach itu learning by doing? atau dari pendidikan formal?
Biola,piano belajar sendiri, kayanya nyanyi juga ya?

m lim said...

sakuralady: masih belum "sakti" Wil... :p ya, jadi jerigen juga belajar ndiri. eh, ngga sendiri ya, bareng-bareng sama choir members.. :p bener, kalo jadi artis gadungan sih memang udah ;)