Friday, August 10, 2007

[Corat-Coret] AsTeng 7.1 - Phnom Penh : Kisah sepasang sandal

Di Bandung, aku membeli sepasang sandel.. eh... sendal (yang mana sih yang benar?) yang cukup "cantik". Benar-benar nyaman dan benar2 sandal perempuan. Coba saja lihat di sebelah, sandalnya berhak (rata) dan ada bordiran bunga di atas nya.

Nah, suatu hari di Phnom Penh, sejenak sebelum aku naik ke tempat tidur, tahu-tahu kutemukan diriku beralaskan sendal swallow yang sudah rada butut! Sudah rada bulukan dan jelas bekas dipakai kaki cowo (melebar dan besar begitu!).

Kaget sekali, kenapa bisa sampai begitu?

Baru kusadar, pada saat aku makan malam bersama para blogger aktivis Kamboja aku melepas sandal. Lalu pas pulangnya ternyata aku salah memakai sandal! Entah bagaimana itu bisa terjadi, aku tak sadar. Antara swallow dan sandal cantik-ku kan cukup jauh! Memang rugi, aku mengambil sendal swallow yang sudah usang. Tapi paling tidak aku tidak akan ditertawakan memakai sandal itu.

Bayangkan bagaimana perasaan si cowo pemilik sandal swallow biru ketika melihat sandalnya sudah tergantikan oleh milikku? Atau jangan-jangan ada cowo yang kesengsem sama sandal cantikku?

Keesokan harinya, ketika berjalan-jalan di kota Phnom Penh aku sibuk memelototi kaki para laki-laki Kamboja. Jangan-jangan dibawah celana2 panjang itu ada sepasang sandal biruku yang cantik!!!!

4 comments:

Anonymous said...

Semoga sandal cantik itu sekarang hidupnya berbahagia dan dicintai oleh pemiliknya yg mungkin lebih berat dan kakinya lebih perkasa, namun barangkali lebih cocok. Relakanlah kepergiannya, sekarang saatnya menikmati sandalmu yg mungkin lebih cantik, lebih sehat dan lebih setia menemanimu.

y'ayie said...

Yang ini benar-benar bikin aku dan Doni ketawa ngakak. Sumpah deh mbak, jadi orang terbuat dari apa sih, hahaha ... Ada aja. Yang wajar dikit knapa sih? hahaha ...Jadi bagaimana kaki-kaki para lelaki kamboja? hehehe ...

fitri-sena said...

hahahaha... mungkin orang-orang juga agak heran liat Teh Mer, ini orang bagian atas cantik keibuan, bagian kaki kok kesebelasan :p. And vice versa buat laki-laki kamboja yang kebagian sendal cantik. Atas kebapakan, kaki peragawati. Btw, sendalnya selain cantik juga fungsional ya buat kalo lewat jalan yang agak2x becek :p

m lim said...

anonymous: amen, amen...:p

y'ayie: wajar itu apa sih kak? :p

fitri-sena: haha.. jangan2 si lelaki kamboja itu rumahnya di gang yg becek kali ya Fit? makanya dia terpincut sandelku..