Wednesday, February 22, 2006

Dingin + sate jempol

Di tengahnya kabut bermandi embun pagi
Dingin membuat hatiku membeku

Kau yang telah membuat luka di hatiku
Kau yang telah membuat janji-janji palsu
Kau yang selama ini aku sayangi
Kau merubah cintaku jadi benci


Duileh.... lagu-nya Bung Broery ini emang esoteris ya (walah.. esoteris apanya). Entah siapa lagi yang merubah (harusnya kan mengubah ya?) cintaku jadi benci. Yang pasti dingin-nya udara LA bukan cuma membuat hatiku membeku, tapi juga jari-jari dan otak-ku membeku!

Siapa bilang ngga bisa kedinginan di LA? Udara yang hangat, matahari bersinar sepanjang tahun, ya.. itulah gambaran tentang California Selatan. Gambaran itu pulalah yang dipakai para kontraktor dan arsitek dalam mendesain rumah dan bangunan. Kebanyakan bangunan di Los Angeles dibangun sebagai bangunan musim panas dengan dinding yang kosong dan tipis, tanpa sistem penghangat, termasuk loft apartment tempat kediaman saya.

Saya sebetulnya terbiasa dengan udara dingin. Malah saya lebih suka winter ketimbang summer di Belanda. Temperatur 15-20 C ideal bagi saya. Tentunya di Belanda udara bisa mencapai 0 C bahkan kurang. Tapi saya tak pernah kedinginan jika berada di dalam rumah, karena selalu ada penghangat.

Nah, kemarin-kemarin ini, temperatur di LA mendadak turun menjadi sekitar 5-12 C (sekarang sudah naik jadi 6-18 C). Tanpa penghangat di apartemen yang berdinding tipis, ternyata dinginnya minta ampun. Karena beberapa hari ini saya agak demam, jadinya temperatur yang dingin cukup menyiksa juga.

Saya punya sebuah penghangat elektronik kecil. Masalahnya dayanya sangat kecil sehingga cuma bisa menghangatkan dalam radius 20 cm saja. Jadi biasanya saya duduk berselimut dan meletakan kedua kaki saya yang berkaus-kaki benar2 di atas penghangat. Jadilah rasanya seperti lagi bakar sate jempol.... :) Ngga bau koq.. harum semerbak.. hehehe. Biar deh, yang penting tidak mati beku.

4 comments:

Anonymous said...

obat anti kaki dingin adalah beras (bukan nasi) yg dihangatkan - silakan coba !
sekalipun kakimu sering dingin yg penting kepala & hatimu tetap hangat

ime' said...

sate jempolnya satu, bu yaahhh. pake' sambel yang banyak sama sambel kacang, bawang goreng banyak juga yah. tapi, gak pake' bau ya buuuu :D

nanti dianter kesini yah... pake' FTP aja, Food Transfer Protocol :D

merlyna lim said...

anonymous aka nn: makasih ya.. nanti dicoba kalo dingin lagi.
ime: siap neng ime... ngga pake bau paling pake aroma de au jempol!

willa said...

Neng Meeer...ieu teh Willa ti Boston...cobi email ka teteh di: willalydia@yahoo.com Kenalan yuuuuuk!