Tuesday, December 27, 2005

Kebanjiran di LA (2)

... lanjutan dari Kebanjiran di LA (1)....

Setelah nunggu, nunggu, dan menunggu. Aku rada pasrah. Udah ngga panik. Cuma melototi air yang meninggi... Udah nguras beribu-ribu liter (aku sempet ngitung, kurang lebih 1 session itu sekitar 70-100 kali ngeruk dan buang ke sink, dan aku melakukan kurang lebih 10-12 sessions selama 5 jam), ya udah.. udah males bergerak. Cuma sesekali aku buang juga air2 itu.

Aku memutuskan untuk melakukan telepon terakhir sama si Harold, management guy itu. Kalau engga aku bakal call 911. Lagi2 aku diterima sama mesin. Aku bilang sama si mesin "Harold, this is Merlyna again. The situation is getting worse. Water is flowing everywhere. And I don't know what to do. Really hopeless. I think soon the water level will reach refrigerator, all electronic stuff, and especially electricity plugs. So, if something isn't done very soon, I don't know what would happen to this apartment".

Ngga lama, Harold telepon dan bilang kalau teknisi akan datang dalam waktu 20 menit. Selama 20 menit itu, asli aku cuma mandangin air. Ngga nguras, cuma duduk di sofa nungguin itu teknisi.

20 menit kerasa kayak berjam-jam deh. 15 menit berlalu, si teknisi belum nongol. 16, 17, 18,.... belum juga. 19, 20 menit!.. oh, belum nongol juga. Udah deg-degan nunggu.... akhirnya sekitar 7 menit kemudian, sang pahlawan datang!

Kata pertama yang dia ucapkan pas masuk ke apartemenku: "My goodness!!!"
Si plumber kemudian langsung masuk dapur, ngecek kolong sink dan dishwasher. Terus dia langsung matiin airnya. Begitu air berhenti, aku langsung ploooooong deh!

Dia bilang kemungkinan besar konektor antara dishwasher sama pipa air rusak. Tapi dia ngga bisa benerin hari ini karena semua toko kan belum buka..... dan ini air, dia bilang, harus dibersihin karena udah merasuk ke karpet gitu...

Wah, aku lega tapi rada puyeng juga mikirin soal flight..... pikir...pikir...pikir...

(bersambung)

No comments: