Friday, December 31, 2004

satu kata itu

ribuan kata tersangkut di tenggorok
kala kudengar satu kata itu
tsunami!

getir dan emosi tak sanggup memisah
kala kulihat imaji sekata
tsunami!

2500, 4000, 40000, 70000, dan 94000
angka melesat bak pasir ditelan
tsunami!

tak sanggup kutanya pada sesiapa, kenapa?
tak pada satu mahluk di bumi
tak pula pada sosok yang kunamai Tuhan

lidahku kelu, airmataku beku
ditelan satu kata
tsunami!

mer, dc...




No comments: